In Memoriam : 20 Tahun Aytor Senna

banner iklan blog
In Memorian Aytor Senna
Aytor Senna In Memoriam
Pada Kamis (1/5), ribuan orang berkumpul di Sirkuit Imola, Italia. Mereka datang bukan untuk menonton balapan, melainkan memeringati 20 tahun kematian salah satu pembalap terbaik Formula 1, Ayrton Senna. Fans, keluarga, sahabat, dan pembalap menghadiri acara seremonial yang digelar di tikungan Tambullero, tempat dimana Senna menabrak dinding pembatas saat mengendarai mobil Williams dengan kecepatan 307 km/jam di GP San Marino tahun 1994. Ia tewas saat tiba di rumah sakit dalam usia 34 tahun.
Penghirmatan juga diberikan kepada Roland Ratzenberger, pembalap Austria yang tewas di sirkuit yang sama 24 jam sebelum Senna.
Diantara mereka yang harid adalah Gerhard Berger, eks rekan setim tiga kali juara dunia asal Brazil tiu di tim McLaren, serta duo Ferrrari, Fernando Alonso dan Kimi Raikkonen. “Ayrton adalah pembalap terbaik sepanjang masa. Meski ini adalah momen yang menyedihkan, kita semua sangat senang berada disini untuk mengenangnya,” kata Berger seperti dilansir AFP.
“Bagi mayoritas pembalap saat ini, Ayrton adalah idola kami. Saat masih kecil, saya pasti ingin melihat helm berwarna kuning dan mobil nomor 1 yang identik dengan dirinya. Ia banyak memberikan pengaruh kepada generasi muda saat itu,” ujar Alonso, yang masih berusia 12 tahun saat insiden terjadi.
Keluarga Senna diwakili keponakannya, Paula. Ia mengaku sangat terharu dan terkesan dengan banyaknya pengunjung yang menghadiri upacara seremonial tersebut. “Hal ini membuktikan bahwa Ayrton telah menyentuh hati banyak orang, baik sebagai pembalap maupun manusia biasa. Melihat dirinya tetap diingat bertahun-tahun setelah kematiannya sungguh sangat indah,” tutur Paula.
Kematian sennga memicu berbagai perubahan di lomba jet darat terkait keselamatan pembalap. Kapasitas mesing dikurangi, pembalap diwajibkan memakai pelindung kepala dan leher (HANS), dan area run-off trek diperluas. Setelah itu, tak ada lagi insiden fatal yang terjadi di F1. “Kematian Senna merupakan kehilangan besar bagi Formula 1. Namun, Senna tidak tewas tanpa meninggalkan apa-apa,” sebut pernyataan resmi pengelola Sirrkuit Imola.
banner iklan blog
Labels: Olahraga

Terima kasih telah membaca artikel In Memoriam : 20 Tahun Aytor Senna. Semoga bermanfaat

0 Comment for "In Memoriam : 20 Tahun Aytor Senna"

Terimakasih telah mengunjungi Blog Nuzil.
Semoga informasi yang ada di blog ini bermanfaat.

Back To Top