Puisi : Ketika Aku Terasing

banner iklan blog
Ketika sebuah maksiat harus berkedok dengan agama..
Ketika orang yang mengamalkan dienul islam secara kaffah di cap eksklusif
Ketika niat yang tak lurus begitu mudahnya terbelokkan..
Ketika azzam yang terpancang kuat telah tergoyahkan
Oh dunia...
Tiada yang benar kecuali terasing..
Tiada yang haq kecuali tersingkir...
Tiada yang adil kecuali di anggap sebagai baqil..
Entahlah...
Oh dunia...
Langkah menuju-Mu begitu panjang,,
Bahkan berliku dan melelahkan..
Perjuangan tak kan lekang oleh zaman..
Sungguh...
Tiada yang abadi di dunia ini..
Semua kan hancur.. pun binasa.
Samar...
Yah begitulah adanya..
Yang benar menjadi salah, dan yang salah menjadi benar..
Sudah butakah ?? sudah tuli kah ??
Higga kau tak lagi dapat melihat, pun mendengar
Sebuah seruan mulia nan agung..
Yang menghentakkan nurani setiap manusia..
Ya..
Benar .. ku rindu,,,
Ku rindu gema perjuangan itu
Ku rindu gema alunan takbir nan syahdu
Menyeru khilafah di bumi yang ku rindu
Doaku pada-Mu..
Ya Tuhanku...
Kuatkanlah para pejuang-Mu
Teguhkanlah pundak mereka..
Teguhkanlah perjuangan mereka..
Jadikanlah darah merah yang mengalir dari mereka, tertanda syahid di jalan-MU
Sungguh kami lupa. Pun kami leka dari duni ini..
Terbuai akan nikmat yang semu..
Terlabuh pada tipu daya yang menipu..
Tuhanku...
Butakah aku ?? tulikah aku ??? tak sadarkah aku ??
Hanya satu yang ku pinta.. hanya satu yang ku inginkan..
Kuatkanlah mereka yang berjuang menegakkan syariat-Mu..
Teguhkanlah mereka yang berjuang menegakkan agama-Mu
banner iklan blog
Labels: Puisi

Terima kasih telah membaca artikel Puisi : Ketika Aku Terasing. Semoga bermanfaat

0 Comment for "Puisi : Ketika Aku Terasing"

Terimakasih telah mengunjungi Blog Nuzil.
Semoga informasi yang ada di blog ini bermanfaat.

Back To Top