Tantangan Heroik Di Negeri Samba

banner iklan blog
logo fifa world cup 2014 brasil
Setelah 64 tahun berlalu sejak Piala Dunia 1950 serta melewati 15 kali penyelenggaraan Piala Dunia, Brazil untuk pertama kalinya (sejak 1950) kembali menjadi tuan rumah turnamen sepak bola terbesar antar negara tersebut. Sebuah rentang waktu yang amat panjang mengingat prestasi Brazil yang menjadi pengoleksi gelar terbanyak sejak pertama kali kejuaraan ini dilangsungkan.
Bila bicara ukuran prestasi, Brazil seharusnya tidak akan sepanjang itu untuk kembali merasakan menggelar pesta. Artinya, Brazil memiliki catatan yang sama dengan negara-negara Eropa seperti Jerman, Prancis, dan Italia yang telah dua kali mendapat kesempatan menjadi tuan rumah. Bahkan, yang cukup mengenaskan adalah Meksiko yang belum pernah sekalipun merasakan gelar juara Piala Dunia malah sudah dua kali menjadi tuan rumah.
Tak pelak, satu-satunya alasan yang diyakini sebagai pengganjal Brazil menjadi penyelenggara lebih dari sekali adalah soal kekuatan finansial, arena secara ekonomi negeri samba ini masuk pada status negara berkembang. Kekuatan ekonomi negara memang tidak berbanding lurus dengan prestasi sepak bola Brazil di Piala Dunia, karena soal melakoni Piala Dunia boleh dibilang negeri samba ini merupakan biangnya. Fakta menunjukkan bahwa Brazil menempati posisi puncak dalam peringkat prestasi di Piala Dunia sepanjang masa. Karena itu, untuk menghormati Brazil rasanya memang pantas bila pesta Piala Dunia 2014 harus menarik, kejam, dan berbeda ketimbang penyelenggaran-penyelenggaraan sebelumnya.
Beruntung, sisi "berbahaya" sudah bisa disaksikan sejak babak penyisihan grup, seperti terjadinya saling bantai antara tim-tim besar seperti Uruguay, Inggris, dan Italia pada babak penyisihan Grup D. Lantas, setelah itu masih adakah sisi menarik lainnya ? Jelas ada. Pada pergelaran Piala Dunia 2014 ini lengkap menghadirkan negara yang pernah menjadi juara. Selain Brazil yang menjuarai Piala Dunia 1958, 1962, 1970, 1994, dan 2002, para negara lain yang pernah juara adalah :
  • Uruguay (Juara Piala Dunia 1930, 1950)
  • Italia (Juara Piala Dunia, 1934, 1938, 1982, 2006)
  • Jerman (Juara Piala Dunia 1954, 1974, 1990)
  • Inggris (Juara Piala Dunia 1966)
  • Argentina (Juara Piala Dunia 1978, 1986)
  • Prancis (Juara Piala Dunia 1998)
  • Spanyol (Juara Piala Dunia 2010)
Namun, ada yang lebih spesial pada pesta kali ini yaitu Piala Dunia 2014 menghadirkan sebuah tantangan yang mungkin tak bisa dirasakan pada pesta-pesta Piala Dunia sebelumnya. Mengingat Brazil adalah pusatnya sepak bola, maka muncul tantangan tentang adakah negara yang mampu menenggelamkan tim Samba saat mereka bermain di rumah sendiri ?
Tampaknya, motivasi pada tantangan itu tak akan diperlihatkan negara-negara favorit dengan kentara. Pasalnya, para pengejar trofi ini paham jika tantangan itu bisa dilalui, tak pelak bakal menjadi sebuah kisah besar sekaligus heroik karena berjaya di negeri biangnya sepak bola seperti Brazil.
Menanti jawaban tentang hal ini bakal menarik dalam mengikuti perjalanan Piala Dunia 2014. Namun, sebagai tim terhormat yang berlakon sebagai tuan rumah, maka Brazil berhak mendapatkan semua kemeriahan itu.

Source : Harian Olah Raga BOLA / 21-22 Desember 2013/NO.I/164
banner iklan blog
Labels: Olahraga, Other

Terima kasih telah membaca artikel Tantangan Heroik Di Negeri Samba. Semoga bermanfaat

0 Comment for "Tantangan Heroik Di Negeri Samba"

Terimakasih telah mengunjungi Blog Nuzil.
Semoga informasi yang ada di blog ini bermanfaat.

Back To Top